Sunday, June 10, 2007

Koq Jadi Budaya ...???




Perjalanan dari Blok M
yang melelahkan tapi sangat menyenangkan. Setelah setengah harian jalan- jalan mengelilingi Blok M Plaza. Mesti pulang dengan busway, transportasi yang murah dan lumayan nyaman ketimbang harus naik bis kota atau taxi.

Disinilah, halte busway, aku mulai berfikir betapa budaya kita itu begitu buruk. Busway yang harusnya menjadi sarana transportasi yang nyaman, malah jadi panas dan menyebalkan. Betapa tidak, coba saja kalau pada saat menunggu busway datang kita antri dengan rapi dan tidak berdesak- desakkan. Pastinya udara di halte akan lebih sejuk dan terasa nyaman. Tidak ada bau keringat dan lain sebagainya. Selain itu juga akan meminimalisasi tindak kejahatan, misalnya copet. Bukannya berburuk sangka. Tapi kita harus mengantisipasi hal- hal yang tidak kita inginkan. Trus... kalau baris antrian rapi, ketika bus datang kita juga akan dengan nyaman saat melangkahkan kaki ke dalam bus. Tidak ada yang namanya saling dorong. Tau sendiri kan...??? Antara halte dan bus itu ada celah yang kalau kita tidak hati- hati atau saling dorong gitu, bisa- bisa kita terperosok ke dalamnya. Buat apa coba saling dorong ...??? Toh tidak akan semua penumpang masuk. Hanya sebagian saja. Nanti giliran ada bus selanjutnya, baru dipersilakan masuk lagi. Berfikir dikit knapa... kalau semua masuk itu menimbulkan ketidaknyamanan dalam bus. Bagaimana tidak...? kalau bus sudah penuh di awal halte, bagaimana dengan penumpang di halte selanjutnya yang menunggu. Lagian kan lega kalau bus dalam keadaan kosong dan dapat tempat duduk. Emangnya desak- desakan dan saling dorong biar dapat tempat duduk...??? Ckckckck.... Utamakan lansia, orang cacat dan wanita yang sedang hamil. Kufikir sudah jelas. Lagian kalaupun harus berdiri. No Problem. Busway cukup nyaman untuk berdiri. Asalkan ya itu tadi. Jangan desak- desakan semua mau masuk.

Cukup sudah aku berfikir. Teringat kata- kata temanku yang pernah visit ke Inggris. Semuanya begitu tertata rapi dan nyaman. Sesuatu yang buruk kenapa jadi budaya...??? Apa tidak bisa di rubah...??? Kalau orang lain bisa, kenapa kita tidak...??? Ayo dunk buat diri kita sendiri menjadi nyaman dengan memulainya dari diri kita sendiri.....

1 comment:

wahyukurnianto said...

mesti duwe pengalaman buruk neng shelter bus way Blok M yak ... lek neng kalideres utowo harmoni wis tau pisan kan ?? suasanane gak jauh beda ...

yah begitulah indonesia ...

busway yang diproklamirkan paling nyaman dan aman ae koyok ngunu opo maneh liyane ???