Thursday, May 31, 2007

Kali ke-2

Malam ini kali kedua ikut replace card. Pekerjaan yang biasa dilakukan tengah malam dan pelaksananya adalah para cowok. Tapi ini rupanya sudah harus jadi konskuensi dari pekerjaan yang menjadi cita- citaku. Kerja di perusahaan telekomunikasi. Tidak hanya berkutat di belakang meja dan komputer dengan bertumpuk- tumpuk buku dan kertas. Tapi ingin tau apa yang sudah biasa aku lakukan by remote, seperti apakah realita di lapangan. Aku selalu berpikir, orang- orang field itu ilmunya banyak dan lebih tau banyak hal. Karena mereka langsung tau apa yang mereka kerjakan. Ga hanya dapat teori yang memusingkan. Malah kadang teori beda sama praktek di lapangan.

Melanjutkan hari ini, yang sudah seharian di depan PC dan kali ini singgasanaku adalah hijau. Setelah seharian mata tak lepas dari monitor dan otak berusaha berpikir keras mengikuti dan menerima hal- hal yang baru. Aku semakin penasaran saja dengan alarm- alarm yang biasa aku lihat. Tapi pagi ini tidak biasa. Aku melihat alarm yang belum pernah aku lihat. MTX WB XAC MSComm, MS 01CMIC, hanya itu yang aku tau. Lebih jauh lagi rupanya aku belum sampai. Huh.... masih mesti belajar lagi. Dan kata mas...hmmm... katakan saja boss-ku,"buat saja ticketnya, nanti malam akan replace card". Entah darimana keputusan untuk replace card itu datang, yang pasti tugasku sekarang ini adalah bikin yang namanya ticket. Masalah tanya dan bertanya belakangan setelah aku jalankan kewajibanku. Reply email dari boss mengatakan "nanti malam replace card". Wah, asyik juga kalau ikut. Ga terpikir rasa capek setelah seharian kerja. Yang terbayang adalah tambah ilmu baru hehehe. lagian besok aku libur, waktunya temenku bayar utang setelah kemaren dia minta digantiin masuk. Tanpa pikir panjang aku minta agar aku diizinkan ikut replace card. Yes... akhirnya di approve juga. Senangnya..... Lanjuuuuuuuuut......Daripada pulang ke kos dan balik lagi naik ojek hiks...hiks...mahal. Bolak balik bisa 20rb. Hehehe. Mending nunggu di kantor sampai jam 00:00. Sembari menunggu waktu yang ditentukan tiba, iseng- iseng tanya ke temen yang lebih senior, eh...dapat tambahan ilmu. Semoga pelajarannya masuk & bener- bener nancep di otak. Ga lewat aja. Maklum sebenarnya mata sudah sepet.

Begitu waktu yang ditunggu- tunggu tiba, kami pun berangkat ke wb, bertiga. Eh, ternyata ada si orang vendor juga. Di wb, aku hanya melihat, hmmm lebih tepatnya memperhatikan. Yach, berusaha semampuku. kalau yang lain bisa kenapa aku ngga. Aku juga harus bisa. Walaupun sambil meraba- raba apa isi percakapannya. Yach, sedikit banyak tau lah. Eh, sedikit ding hihihi. Maklum bahasa inggrisku ini kan sebenarnya kacau. Untungnya ada mas(senior juga yang jago msc) yang baik hati mau njelasin kaalu aku ngga ngerti. Tapi umum lah bahasa yang di gunakan. Bahasa teknik yang biasa aku dengar waktu kuliah dan dari manual book yang pernah aku baca. Reset, Plug Unplug, Replace, dsb. Ternyata lucu juga ya si orang vendor itu. Bahasa inggrisnya pun biasa- biasa aja. Lumayan, masih bisa ngerti & nangkap apa yang dia omongkan. Baik teknisnya saat dia ngerjain maintenance atau ngobrol non-formal. Hahaha.... yang lucu tuch... saat turun melewati tangga darurat. Di depan pintu ada tulisan "pintu darurat". Trus dia tanya,"what is darurat?". ya gimana ga ketawa. lucu banget siy expresinya. Ya, lantas kujawab saja "emergency". Kamipun tertawa, dia bilang kalau tau apa itu pintu. Di Filipina pintu is door. But "darurat" i don't know. Begitu katanya. Hmmm... aku baru tau kalau di orang Filipina. Perjalanan turun ke ground dan sampai di lobby aku hanya sebagai pendengar setia percakapan seniorku dengan Philipines. Hihihi, ternyata aku belum berani angkat bicara walaupun aku tau maksud pembicaraan mereka. Duh... kasihannya aku. Aku mesti blajar ngomong nih. Malam ini aku dapat pengalaman yang begitu berharga. Aku berharap semua ini bermanfaat dan membuatku semakin bertambah semangat. Amin.

1 comment:

wahyukurnianto said...

ayo terus semangat belajar mbak ...
engko lek aku nyusul mbak eka ... aku sinau karo mbak eka ae ...